You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cakupan Peserta JKN-KIS DKI Tertinggi Se-Indonesia
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Cakupan Peserta JKN-KIS DKI Tertinggi se-Indonesia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tercatat sebagai daerah tertinggi dalam cakupan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan kepesertaan mencapai 80 persen dari total penduduk.

Jumlah tersebut merupakan tertinggi di Indonesia dalam hal cakupan pesertanya

Direktur Kepesertaan dan Pemasaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Andayani Budi Lestari mengatakan di Indonesia peserta JKN-KIS sudah mencapai 176,7 juta orang, atau sebanyak 70 persen dari total penduduk.

Sementara di Jakarta pesertanya sudah mencapai 7,9 juta orang atau hampir 80 persen dari total penduduk.

135 Perguruan Tinggi di DKI Ikut BPJS Kesehatan

"Jumlah tersebut merupakan tertinggi di Indonesia dalam hal cakupan pesertanya," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/4).

Ia menjelaskan, dari total peserta yang telah terdaftar dalam layanan JKN-KIS, sebanyak 4,98 juta jiwa di antaranya dibayarkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Sedangkan sisanya dibayarkan secara mandiri," ujarnya.

Menurut Andayani, pencapaian jumlahnya peserta JKN-KIS tersebut terjadi karena didukung komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan kepada warganya. Dua tahun ke depan, seluruh warga di Ibukota diyakini sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

"Ini akan mempercepat universal coverage (cakupan semesta-red).  Sehingga target 1 Januari 2019 bisa terlaksana," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati